Bismillahhirrahmanirrahim: بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم – Assalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh: السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ – ...

Kamis, 27 September 2012

Dunia Adalah Tempat Ujian


                                   Dunia Adalah Tempat Ujian                   

Disusun oleh Tedi Aryadi Di Darusalam Bandung  pada Tgl 26/9/2012

Mukodimah.

(Qs: Ta-Ha ayat 131. Artinya: Janganlah engkau tergiur pandang oleh kesenangan yang Kami berikan kepada beberapa keluarga di antara mereka, sebagai bunga kehidupan duniawi. Kami hendak menguji mereka dengan kesenangan itu. Namun karunia Tuhanmu lebih baik dan lebih kekal dari itu.)  

(Qs At-Taubah ayat 55 Artinya :  Janganlah kamu terpesona oleh harta benda dan anak-pinak mereka, karena dengan itu semua Allah hendak menyiksa mereka dalam kehidupan dunia ini, dan kelak akan melayang nyawa mereka dalam keadaan kafir )

 ( Qs : Al 'Ankabuut ayat 2 Artinya : Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: "Kami telah beriman", sedang mereka tidak diuji lagi )

Pembahasan

Allah Swt, menciptakan dua kehidupan, yaitu kehidupan dunia dan kehidupan akhirat. Di akhirat,

Allah Swt. Menyiapkan dua tempat  Dunia & Akhirat.Dan di dunia ini Allah SWT. Hanya menjadikan dua jalan,yaitu jalan menuju jannah dan jalan menuju neraka. ( Qs al-balad ayat 10 )

Adapun kehadiran manusia di dunia ini bukanlah kehendak manusia itu sendiri, tetapi kehendak Allah Swt ..Sebagai mana Allah swt Berfirmana  didalam : ( Qs : 51 ayat 56 )  & ( Qs : 2 ayat 30 )

Bumi ini di ciptakan untuk manusia sebagai tempat untuk mendapatkan keperluan, dan Allah Swt. Menciptakan akhirat sebagai tempat tujuan hidup manusia.
Kehidupan di dunia hanya sementara,kalau pun  penderitaan yang dialami di dunia betapapun beratnya hanyalah sementara, begitupun kebahagiaan yang dirasakan bagaimanapun mewahnya hanyalah sementara.
Kehidupan di dunia walau milyaran tahun lamanya, suatu saat akan pasti berakhir, karna Allah Swt. Setiap Menciptakan makhluk –Nya pasti akan menemui yang bernama ‘kematian’. ( Qs : Al Anbiya ayat 35 )

Saudara ku Yang Sama-sama Mengharapkan Keridhoan Allah Swt.
Kehidupan di dunia walaupun sementara, tetapi sangat menentukan kehidupan selanjutnya, karena Dunia di ciptakan untuk persiapan akhirat. Dan kematian adalah awal kehidupan selama-lamanya.

Dunia adalah tempat beramal dan akhira adalah darul jasa. Apa yang di tanam di dunia akan di peroleh kelak di akhirat.

Nabi Saw. Bersabda, “dunia adalah ladang akhirat, barang siapa yang menanam kebaikan akan mendapat apa yang ia inginkan. Dan barangsiapa yang menanam keburukan akan mendapatkan penyesalan”

Saudaraku Yang sama-sama Menharapkan Keridhoan AllahSwt.
Orang-orang beriman akan memahami bahwa dunia bukanlah tempat bersenang-senang, sebab hanya jannahlah tempat besenang-senang dan dunia juga bukan tempat untuk beristirahat, sebab jika ingin beristirahat tempatnya nanti di alam kubur.
Allah Swt. Berkehendak dan manusia juga punya keinginan, hidup dan mati adalah kehendak Allah. Allah Swt.
Berkeinginan agar diantara kehidupan dan kematian itu manusia berjalan diatas perintah  Allah. Apabila manusia menyandarkan segala keinginannya kepada keinginan (perinta-perinta) Allah Swt,maka Allah Swt akan memenuhi segala keinginannya.

Namun jika manusia mengikuti keinginannya sendiri (tidak mau di atur dengan hukum-hukum Allah), maka Allah Swt. Akan membuatnya sibuk dengan keinginannya tampa ada rasa puas sedikit pun serta akan menanamkan rasa kefaqiran dalam kehidupannya.

Saudaraku Yang sama-sama Mengharapkan Keridhoan Allah swt.
Dunia ini ibarat penjara bagi orang-orang beriman, karna itu ia tidak akan merasa betah hidup di dunia ini juga tida akan merasa bebas melampiaskan keinginan hawa nafsunya, Karena harus taat pada peraturan yang telah ditetapkan Allah Swt
.
Banyak orang mengira Bahwa orang yang pandai adalah orang yang mengumpulkan harta sebanyak-banyaknya,
Rasulullah Saw. Bersabda “orang-orang cerdik adalah orang yang sibuk mengumpulkan amal amal shalih untuk menyiapkan kehidupan akhiratnya”
Karena negeri akhirat hanya untuk orang yang membawa imam dan amal shalih
Dunia ini tidak ada nilainya dihadapan Allah Swt. Karna tidak lebih berat dari sebelah sayap nyamuk.

Rasulullah Saw bersabda “seandainya dunia ini berharga disisi Allah daripada sebelah sayab nyamuk, niscaya ia tidak akan memberi minum darinya setetes air pun kepada orang orang kafir.

Dunia ibarat tempat sampah, seluruh lubang dan pori-pori di tubuh manusia mengeluarkan kotoran. Memang setiap saat perlu ke WC, tetapi bukan berarti harus duduk selama 24 jam di dalam WC.
Bila 24 jam berada di WC, maka tak lama lagi ia akan dibawa ke rumah sakit jiwa.
Betapa banyak orang-orang terdahulu yang tertipu dengan dunia. Sekarang gilirang kita, apakah akan mengikuti orang yang tertipu atau orang-orang yang sukses, yaitu para sahabat r.a.?

Rasulullah Saw. Berwasiat, “aku tidak takut ummatku nanti akan kelaparan atau kembali menyembah berhala (musyrik), tapi yang aku takutkan adalah ummatku akan jatuh cinta pada dunia.”
Rasulullah Saw. Bersabda, “cinta dunia adalah sumber dari segala kesalahan.” (Hr. baihaqi) Apabila manusia cinta pada pangkat dan jabatan, masihkah dia cinta jika sudah pension atau dipensiunkan?
Pangkat yang tertinggi adalah ‘almarhum’, apakah masih mencintai dunia ini dengan segala isinya?
Manusia mengandalkan kegagahan dan kekuatan fisik, masihkah membanggakangnya jika sudah tua renta?
Rasulullah Saw. Bersabda, “ bahwa siapa yang mencintai dunia, maka ia akan merugikan akhiratnya. Siapa yang mencintai akhirat, maka ia akan merugikan dunianya. Karena itu, utamakanlah yang kekal (akhirat) di atas yang tidak kekal (dunia).

Abdullah bin Abbas r.a. berkata, Sesungguhnya Allah Swt. Menjadikan dunia terdiri dari atas tiga bagian; sebagian bagi orang yang beriman, sebagian bagi orang munafik, dan sebagian bagi orang kafir.
Orang mukmin menjadikan dunia sebagai tempat menyiapkan perbekalan, orang munafik menjadikannya sebagai perhiasan, dan orang kafir menjadikannya sebagai tempat untuk bersenang-senang. Allah hu’akbar

Wasalam