bahwa milah Ibrahim itu adalah satu-satunya arah perjalanan risalah,
yang mana menempati titik sentral dari Jalan Yang Lurus, sehingga
apabila ingin membentang dan meniti jalan tersebut, tidak ada "jalan"
lain lagi yang paling shahih, kecuali milah Ibrahim ini. Sedangkan
berkenaan dengan Risalah Islam yang telah diamanahkan kepada Nabi
Muhammad saw. itu sudah merupakan bukan jaminan kelurusannya.
Nah....kan, sudah jelas apa visi dan misi dari milah Ibrahim ini ?
namun, yang bikin aneh bin ajaib dari milah yang satu ini, semua konsep,
pemikiran dan dalil-dalil yang dijadikan hujjah untuk menegakkan apa
yang mereka sebut arah perjalanan risalah itu, 100% menggunakan
dalil-dalil al-Qur'an yang sejatinya semua ayat-ayatnya Allah wahyukan
kepada Nabi Muhammad saw., dan bukan kepada Nabi Ibrahim a.s.
Padahal dalam al-Qur'an Surah Ali 'Imran : 65.dinyatakan dengan jelas :
" Hai Ahli Kitab, mengapa kamu bantah membantah tentang hal Ibrahim, padahal Taurat dan [COLOR="Blue"]Injil [/COLOR]tidak diturunkan melainkan sesudah Ibrahim. Apakah kamu tidak berpikir?
Morehttps://sites.google.com/site/fawwazalfaru/milah-ibrahim-