Bismillahhirrahmanirrahim: بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم – Assalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh: السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ – ...

Jumat, 20 Mei 2011

Kebaikan dan Keridhoan Allah SWT

“Hai hamba-Ku, apabila kamu hidupkan malammu untuk-Ku dan kamu aktifkan siang harimu untuk menuntut ilmu-Ku, maka kamu termasuk salah seorang dari pembesar hamba-Ku. Barang siapa telah memelihara zikir-Ku karena kebiasaan dirinya, berarti dia telah membuat suatu perjanjian untuk keselamatan dirinya kepada-Ku”. (Hadits Qudsi)
Balasan Allah untuk orang yang ikhlas memberi sedekah
Assalamualaikum, Beberapa tahun yang lalu tepatnya pada saat tsunami terjadi, pada saat itu saya baru saja kenal dengan seseorang lewat media internet, saya belum parnah bertemu sama sekali dengan dia, kita berkomunikasi hanya melalui telepon itu pun tidak begitu intensif. Hingga bencana tsunami itu datang, pada saat itu saya menonton televisi dan saya benar-benar merasa kaget, sedih sekali dan tiba-tiba saya ingat teman saya itu. Tapi alhamdulillah dia dan keluarganya selamat, hingga kita berkomunikasi lewat telepon. Pada suatu hari dia telepon saya (dengan nada memelas) minta tolong diisikan pulsa karena hand phonenya sudah tidak ada pulsa. Tanpa berpikir sama sekali saya langsung mengiyakan (padahal pada saat itu saya juga lagi butuh uang). Hanya dalam hitungan jam, setelah saya isi pulsanya datang seorang memberikan amplop yang berisi uang SUBHANALLAH… sedekah yang saya berikan dengan ikhlas kepada teman saya tadi telah dibalas beratus kali lipat oleh ALLAH.
Doa orang tua, rezeki anak istri dan semua keluarga
Saya Lulus SMA Th.1992 di Bogor, setelah itu saya merantau ke Jakarta untuk mencari kerja, ditahun itu juga saya dapat kerja sebagai honorer di KPP Gambir sampai tahun 2005, selama itu saya terus berdoa dan memohon doa dari kedua orang alhamdulillah di th 2005 akhir ada penerimaan pegawai dari honorer dan alhamdulillah saya dan kakak saya diterima ternyata kedua orang tua saya selalu melaksanakan sholat malam dan berdoa supaya saya dan kakak saya diterima dan saya juga melakukan hal yang sama dan berdoa \”Ya Allah kalau engkau menghendaki saya untuk menjadi pegawai negri dan itu baik untuk saya dan keluarga maka jadikan dan tidak ada kekuatan yg bisa menghalangi kalau engkau menghendaki itu (kun fa yakuun) padahal kemungkinan itu sanagat sedikit melihat usia saya waktu itu sudah 30th alhamdulillah sekarang saya sudah jadi pns itulah kekuatan doa orang tua dan rezeki anak istri dan keluarga. Pengangkatan jadi pns bertepatan dengan tgl lahir anak pertama saya. Amin.

The power of al fatihah
Asallamualaikum, sdr-sdri ku seiman, saya adalah karyawati swasta. Pengalaman yang saya ceritakan adalah kisah nyata saat tengah menempuh ujian akhir skripsi. Sedari kecil saya alhamdullillah diberi kecerdasan akademis sehingga selalu menjadi bintang kelas, wakil cerdas cermat s/d tingkat kabupaten dan juga NEM tertinggi di tingkat kecamatan. Tapi secara grafik kehidupan saya menurun (karena minder dengan tubuh saya yang gemuk), dengan sejarah saya yang demikian cemerlang saya menjadi karyawati swasta (alhamdulillah saat ini saya menjadi centre point diperusahaan untuk pengenalian keuangan). Saat penyusunan skripsi banyak halangan yang saya hadapi, skripsi saya ganti topik 3 kali karena ditolak dan kali pertama dan kedua gagal saat sudah bab III (sudah penelitian), akhirnya topik termudah saya pilih, dengan resiko skripsi saya tidak akan kualitatif dan tidak sebagus yang saya bayangkan. Memang benar, tulisan dan penelitian bisa saya selesaikan dalam 3 bulan. Tapi penguji saya adalah 3 dosen yang sangat killer dan 1 pembimbing saya, wal hasil dengan tema yang sangat rentan/tidak kualitatif, pasti mudah dijatuhkan. Malam sebelum ujian, saya bertahajud dan menutupnya dengan Al Fatihah 100x, wal hasil ujian saya berjalan lancar, dan dosen yang terkenal killer memberi nilai B+. Alhamdulillah, saya bisa lulus dengan tepat waktu 4 tahun.
Sekedar catatan: (1) Bagi saudara seiman yang masih muda jangan pernah minder dengan penampilan, agar tidak menyesal. dan (2) Selalu berharap ada keajaiban Allah pasti datang dari arah manapun Dia kehendaki. Semoga Allah selalu memberi petunjuk kita. Amien
Tahajud benar-benar barokah
Pagi hari tgl 04 desember 2006 saya sangat malas untuk pergi kerja seperti biasanya. Hp di silent mode, karena tidak ingin terganggu apapun. saya sedang dirundung kebingungan karena telah menggunakan uang kantor, dan atasan saya menanyakan uang tersebut. ampuuun saya merasa gelap, dan akhirnya saya tidak masuk kerja. seharian saya kebingungan di rumah. saya tidak tahu harus berbuat apa. akhirnya tengah malam saya putuskan untuk mengadu pada penguasa alam ini, saya tundukkan,sujudkan kening serendah-rendahnya untuk mengharap ridho-NYA, saya pasrahkan segalanya pada penguasa kerajaan langit dan bumi ini. 05 des 06, saya pasrah berangkat kerja dengan bulat tekad saya akan katakan sesungguhnya, dibenak saya saat itu saya akan dipecat tapi saya pasrah. tapi apa yang terjadi???? Alloh memang maha besar, atasan saya hanya terdiam ketika mendengar pengakuan saya, namun akirnya beliau langsung memberikan solusi yang sungguh bijaksana. Tahajud memang berkah.
Shalat dhuha 4 rakaat
Subhanallah… itulah kata yg terucap pertama kali. Sebenarnya sejak lama aku tahu tentang kebaikan shalat dhuha 4 rakaat tapi hatiku belum tergerak untuk melakukannya. Yach… namanya jg manusia begitu dia butuh/kepepet pasti ingat sama Allah. Begitu jg yg terjadi pada diriku. saat ini aku butuh sekali uang untuk membangun rumah kecil tp alhamdulilllah tanpa lupa untuk tetap bersedekah, rejeki selalu datang darimana saja walaupun dengan berhutang tp aku yakin itu merupakan jalan ( kemudahan ) dari-Nya. Akhirnya pagi ini ada keinginan yg begitu kuat untuk melaksanakan shalat dhuha 4 rakaat dan \”Subhanallah\” begitu selesai shalat, aku langsung dpt tlp dari istri bahwa dia mendapat uang dari saudaranya. Aku sambil bergetar mengucapkan kata itu dan tak kusangka Allah langsung menjawabnya secepat itu, maka dari sekarang aku niatkan untuk tidak meninggalkan shalat dhuha. Amiin.
Sedekah kepada office boy
Pada hari sabtu, saya meminjam mobil kantor untuk jalan jalan ke Kebun Binatang Ragunan. Setelah selesai, mobil saya kembalikan ke kantor. Menurut peraturan kantor, mobil yg dipinjam karyawan harus dikembalikan ke kantor dalam keadaan bersih. Awalnya mau saya bawa ke tempat pencucian mobil, tapi saya urungkan, saya bawa langsung ke kantor. Saya beri OB kantor 50rb untuk mencuci mobil. Subhanallah, hari senin, saya mendapat rejeki 600rb dari saudara yang main kerumah saya.
Sedekah addiction (ketergantungan sedekah)
Tepat setahun yang lalu saya mendatangi Ustadz Yusuf Mansyur untuk berkonsultasi mengenai kehidupan saya yang terus memburuk. Rumah dan mobil sudah terjual, berhenti dari pekerjaan dan usaha hancur sejak setahun sebelumnya. Sejak satu tahun sebelumnya saya baca buku Pak Ustadz yang berjudul Cara Gampang Bayar Hutang dan melaksanakan anjuran anjuran yang ada di buku tersebut tetapi tidak ada perbaikan malah tambah merosot. Setelah menunggu beberapa lama, akhirnya saya bertemu beliau dan dianjurkan untuk Sholat Taubat dan sedekah. Malam harinya saya jalankan apa yang disarankan oleh Beliau dan sedekah apa yang tersisa di rumah. Alhamdullilah 2 hari kemudian saya mendapat panggilan kerja dengan jadwal 1 bulan kerja dan 1 bulan libur di sebuah proyek pengeboran minyak di Riau. Saat pergi ke proyek untuk kedua kalinya tiba2 proyek tidak diperpanjang karena perusahaan yang memakai jasa perusahaan saya kehabisan uang akibat musibah Lumpur Lapindo. Saya sempat bingung dan agak shock, tapi kemudian saya berdoa kepadaNYA dan pasrahkan semuanya. Kemudian saya minta istri saya dirumah untuk sedekah berapapun yang masih ada (gaji bulan pertama habis untuk bayar hutang) dan saya sedekah Coca Cola yang saya dapat setiap hari di lokasi proyek. Saya minta tolong penjaga malam untuk membawa coca cola itu ke kampung terdekat dan membagikannya kepada anak anak. Alhamdulilah, sekembali dari proyek saya dapat proyek lain di Papua selama 10 hari dan dijanjikan untuk bekerja permanen di Kalimantan. Sekembali dari Papua saya menanyakan janji tersebut tetapi tidak kunjung ada kepastian. Kemudian saya menjual rumah saya yang terbengkalai pembangunannya. Uang hasil penjualan rumah, sebagian saya untuk mencicil hutang dan sebagian untuk melaksanakan nazar saya 2 tahun yang lalu. Saya datangi Pesantren Darul Quran dan bertemu dengan Ustadz Hendy Irawan, saya tanyakan apa yang harus didahulukan sedekah atau nazar. Beliau bilang nazar juga merupakan sedekah. Akhirnya saya serahkan uang untuk mewujudkan nazar itu. Sekembalinya dari pesantren saya telpon ke kantor untuk menanyakan perihal pekerjaan di kalimantan dan dijawab untuk datang ke kantor keesokan harinya untuk mendatangi kontrak kerja selama setahun. Menjelang bulan Ramadhan saya berangkat ke Kalimantan dengan gaji yang jauh lebih baik dari sebelumnya. Setelah bekerja 6 minggu datang lagi cobaan, pimpinan saya di Kalimantan tidak suka kepada saya dan minta saya dipindahkan ke Jakarta. Saya bingung lagi takut kehilangan pekerjaan. Lagi-lagi saya serahkan segala sesuatunya kepada ALLAH dan sedekah sebagai kesungguhan niat saya. Sekembalinya di Jakarta saya diminta untuk menggantikan teman di proyek lain di Off Shore (saya belum punya pengalaman ) saya beranikan diri untuk ikut training yang cukup mahal dengan cara mencicil ke perusahaan. Sekali lagi ALLAH memberikan rahmatNYA, saya mendapatkan gaji yang jauh lebih besar dari sebelumnya dan sebagian hutang telah terbayar. Saat ini saya sedang menunggu panggilan untuk bekerja di Perusahaan asing dengan gaji yang lebih besar lagi. Semoga ALLAH mengabulkannya. Amin Teluk Berau, 29 April 2007 Mulyadi.
Percayalah janji allah (ganti sedekah tidak terduga)
Mungkin memang tidak saya sangka bahwa janji Allah itu benar. Awalnya saya hanya ingin coba-coba dengan ikut memberikan dana untuk program PPPAnya wisata hati. Saya langsung aja transfer uang dari bank ke rekening wisata hati sebesar Rp 20.000,-. Dalam Mesin ATM tersebut saya juga ikut menginfaqkan seribu rupiah. Saya selalu berfikir apa mungkin Allah akan mengganti semuanya, padahal rasanya tidak ada jalan yang memungkinkan untuk adanya pengembalian (itu menurut saya). Bayangkan saja, saya hanya mahasiswa, belum punya pekerjaan dan penghasilan, usang saku saja masih minta ma orang tua. Seminggu kemudian saat saya harus melakukan penelitian dan membutuhkan uang yang lebih, saya bingung harus cari kemana, mo cari pinjaman teman gak enak rasanya, mo minta uang ma orang tua, rasanya gak mungkin soalnya usaha orang tua saat itu lagi menurun. Hingga malam tiba sebelum keesokan hari penelitian itu saya lakukan saya merenung di kamar. Belum saja saya merebahkan badan, eh..pintu kamar ada yang ketuk. ternyata teman kosku yang 5 bulan lalu pinjam uang saya 200ribu, dan malam itu tanpa saya duga dia mengembalikannya. Alhamdulillah, dalam hati saya begitu. Sehari setelahnya kos-kosan sedang sepi dan waktu itu saya baru pulang dari penelitian. Saya bermaksud hendak mandi, dan waktu masuk ke kamar mandi, eh.. ada uang 50000 di kamar mandi. saya pikir uang siapa yang jatuh. sehari dua hari saya simpan uang itu, saya pikir apa itu rezeki saya, tapi bukan ah itu bukan milik saya (begitu kata hati saya). saya bertekat akan mencari pemilik uang itu, paling salah satu dari teman kosku. ternyata malam harinya ada satu teman yang merasa kehilangan uang sebesar itu. lalu saya kembalikan uang itu, dan alhamdulillah teman kos saya itu memberi saya 10ribu dengan senang hati padahal saya tidak memintanya. Inilah bukti kebenaran janji Allah, kadang kita berfikir darimana ya nanti Allah akan menggantinya. percayalah Allah akan mengganti dari jalan yang tidak disangka-sangka, bahkan jalan yang tidak pernah kita pikirkan sekalipun. Dan benarlah janji Allah akan mengganti 10 kali lipat. Bayangkan uang 20 ribu diganti dengan 200ribu dan uang seribu saya diganti dengan 10 ribu. Alhamdulillah ya Allah.
Kepasrahan dalam doa
Saya seorang mualaf yang belum begitu mendalami Islam, saya sholat juga kalau ada keinginan saja, orang bilang pas lagi mood, banyak sekali bolongnya. Untuk sholat lima waktu, saya juga barusan saja komplit setelah bulan ramadhan yang lalu. Boleh dikatakan saya jauh dari Allah, karena hampir tidak pernah berkomunikasi lewat doa atau sholat. Banyak permasalahan dalam hidup saya yang tidak saya sadari ingin sekali saya selesaikan dengan jalan saya sendiri, tidak pernah minta pertolongan dari Allah. Seperti misalnya waktu saya tidak punya uang saya tidak pernah berdoa, melainkan berusaha sekuat tenaga untuk mencari pinjaman, begitu seterusnya. Namun setelah saya sadar, saya mulai memperbaiki diri dengan melibatkan Allah dalam kehidupan saya, saya sholat dan pasrah kepada Allah akan setiap masalah saya dan mohon untuk diberikan jalan keluar terbaik. Seperti saat ini, saya baru saja bekerja dan tidak punya uang meski hanya untuk beli susu anak saya dan transport saya. Lalu bgmn saya bisa berangkat kerja untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga?, bahkan saya juga sudah hampir 2 hari tidak makan nasi karena tidak punya uang. Tapi semua itu saya pasrahkan kepada Allah, dan…………..Allah menjawabnya dalam bentuk pembagian rejeki dari kantor saya, karena dapat proyek. Sungguh luar biasa kepasrahan yang saya rasakan, disaat saya tidak dapat berpikir lagi bagaimana hidup saya di hari2 besok sebelum saya gajian, ternyata Allah membantu saya. Dan masih banyak lagi hal-hal lain yang di luar dugaan saya, Allah telah menyelesaikannya. Sekarang saya jauh lebih mengerti bahwa semua yang tidak mungkin bagi kita, adalah mungkin bagi Allah. Lewat kepasrahan di dalam doa kita akan dibukakan jalan dan menemukan kemudahan2 dari Allah.
Keajaiban sedekah
Assalamualaikum ustad, saya ingin bercerita tentang pengalaman sedekah, bermula ketika saya menikah 6 tahun yang lalu saat itu dilingkungan rumah banyak terdapat orang tidak mampu termaksud tukang becak mungkin karena hati saya selalu tidak tega untuk melihat disekitarnya saya sering sedekah mula-mula hanya 5000 namun lama kelamaan semakin meningkat jumlahnya sungguh balasan yang diperoleh cukup cepat terbalas salah satunya saya ingat ketika uang yang ada didompet saya tinggal 20 rb datang tetangga yang berniat meminjam tp selama ini saya percaya akan ada balasannya saat itu juga saya berikan dan ternyata selang 10 menit telpon berdering memberitahukan suami saya untuk lembur dan langsung dibayar sebesar 180 rb ya sedekah selalu membawa kita kepada balasan dari Allah terbukti ketika saya akan melahirkan anak saya yang pertama 2 hari dua malam saya menderita pada saat anak saya sudah terlahir badan saya bergetar seluruhnya darah saya naik saat itu terlintas dpikiran saya untuk menyebut laillahhailaullah namun benar pak ustad untuk menyebut itu susah seperti ada yang menyangkut ditenggorokan saya terus berusaha terus sampai akhirnya saya bisa menyebutnya setelah selesai menyebut dalam hati saya cukup lega karena setelah itu saya langsung pingsan dan masuk ruang icu subbanaullah sejak kejadian itu saya terus giat untuk memberikan sedekah alhamdulillah saat ini keinginan suami saya untuk bekerja diluar negeri terkabulkan saya percaya itu semua dari sedekah yang kita lakukan selama ini (tidak bermaksud ria).
Jilbab, pelindung lahir dan bathin
Sekilas mungkin orang-orang melihat saya adalah seorang yang sangat mendalami tentang agama,apalagi dengan jilbab besar yang saya pakai.Sebenarnya saya adalah seorang insan yang baru saja terbangun dari mimpi panjang yang lama kelamaan akan menyesatkan saya.Dari kecil saya mendapat ilmu agama yang pas-pasan bahkan bisa dibilang kurang,baik dari orangtua maupun lingkungan saya.Tapi dalam keadaan begini Alhamdulillah,Allah membuka pintu hati saya untuk melangkah sedikit lebih jauh tentang agama.apalagi setelah jauh dari orangtua,saya merasakan hanya Allah satu-satunya teman dalam hidup saya,dan sejak saat itu saya mulai berpikir bagaimana untuk mendekatkan diri kepada Allah.Saya mulai berkeinginan untuk mendapatkan surganya Allah.Semakin bertambah umur dan semakin jauh dari orangtua saya berusaha untuk terus menggali ilmu agama.Sejak saat itulah saya mulai memakai jilbab besar,dan apa yang saya rasakan? ternyata jilbab adalah penenang utama dalam hidup saya. Penenang lahir dan bathin.
Berkah puasa Senin dan Kamis
Subhanallah, Maha Suci ALLAH…waktu itu saya masih jadi koass di sebuah rumah sakit, tepatnya di bagian obgyn alias kandungan. di bagian itu kami diwajibkan menginap selama 5 minggu full! selama menginap di situ, saya rajin berpuasa senin kamis,walaupun ritme hidup disitu agak tidak beraturan karena capek nungguin ibu2 yang mau melahirkan. terkadang saya baru tertidur tapi alhamdulillah saya bisa bertahan untuk selalu bangun buat saur sebelum puasa. walaupun jaga disana capek tapi Subhanallah saya bisa jalani dengan lancar meskipun sedang berpuasa. sampai sekarang saya juga masih suka heran dpat kekuatan dari mana, mengingat saya cuma berpuasa sendirian tanpa ada temen2 yang nemenin puasa. intinya menjelang saya ujian sebagai persyratan keluar dari bagian itu, waktu diumumin nama2 penguji kami. ALLAH Maha Besar, ALLAH Maha Pengasih dan Penyayang…..saya satu2nya yang mendapat 2 penguji yang dua2nya terkenal sangat baik kalo menguji koass, SUBHANALLAH…….. dan keberuntungan lagi yang ALLAH berikan buat saya adalah dua2 penguji tersebut cuma menguji saya alias tidak menguji ulang buat koass lain dan saya koass yang paling duluan selesai dengan alhamdulillah lancar! ALLAH memang tidak pernah mengingkari janjiNYA untuk memberikan keberkahan bagi yang menjalankan ibadah2 sunnah….