Bismillahhirrahmanirrahim: بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم – Assalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh: السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ – ...

Sabtu, 11 Juni 2011

DO'A SEORANG HAMBA



Wahai Allah, pemilik segala Maha dengan hamparan kasih terhampar seluas bumi dan terentang seluas langit, sungguh hamba hanyalah manusia biasa yang bergelimang segala kehinaan hingga merasa tak layak untuk menghadap-Mu, hamba merasa tak sanggup ketika bersujud ke hadirat-Mu dengan samudera kealphaan yang siap menenggelamkan hamba dalam kesesatan. Wahai Rabb, yang Maha membolak-balik hati setiap makhluk, maka tak ada tempat bagi hamba untuk datang mengutarakan risalah apapun selain kepada Engkau sebagai satu-satunya tempat hamba untuk menggantungkan harapan, tempat hamba mengadukan sakit, tempat hamba memohon keampunan dan perlindungan dari jerat dosa yang akan membinasakan hamba. Engkau Maha Segala atas apa yang hamba alami, maka bantulah hamba untuk mengikhlaskan hati menjalani semua yang telah tertulis pada kitab kehidupan hamba.

Wahai Allah, yang pada setiap menyebut nama-Mu membuat airmata tak henti mengalir, sesungguhnya hanya Engkaulah Dzat yang patut untuk dicinta melebihi apapun, maka tetaplah kecintaan hamba kepada makhluk-Mu tak akan melebihi kecintaan hamba kepada-Mu. Aduhai Rabb, satu-satunya kekasih yang tak akan pernah berpaling adalah Engkau, satu-satunya kekasih yang tak akan menghadirkan rasa sakit hanyalah Engkau, maka berkahilah setiap airmata yang turun dari pelupuk mata hamba sebagai airmata penghambaan seorang hamba yang takut kehilangan kasih sayang dari Rabb-Nya. Engkau Maha Mengetahui apa yang hamba sembunyikan dari semua makhluk-Mu di kedalaman hati hamba.

Wahai Allah, ampunilah hamba yang sempat membiarkan Iblis dan para pengikutnya menyemai benih prasangka dalam hati hamba, sehingga hamba menangis ketika salah satu makhluk-Mu yang begitu mencintai-Mu berkata bahwa mungkin seperti inilah jalan takdir antara hamba dan dirinya, dan semua tak ada yang kebetulan. Kata-kata itu hanya satu dari begitu banyak kata lain yang pada intinya menegaskan bahwa apa yang telah kami berdua jalani adalah salah. Hamba menyesal mengapa hamba harus menitikkan airmata untuk sesaat rasa yang hamba yakini sebagai cinta walau hamba tahu itu tidak pada tempatnya. Hamba terlalu sombong sehingga melupakan bahwa Engkau adalah Sang Maha yang lebih tahu apa yang terbaik untuk hamba-Mu. Hamba biarkan setiap benih prasangka yang disemai oleh Iblis dan pengikutnya bertunas dan semakin berkembang hingga mengotori hati hamba, menutup fitrah kesucian segumpal daging yang seharusnya hamba beri makanan berupa zikir. Hamba terlena dalam jeratan dosa yang mampu membuat hamba terperosok lebih jauh dan berpaling dari rahmat-Mu, Ya Rabb. Ampunilah hamba, Wahai Tuhan Semesta Alam yang nyawa hamba berada dalam genggaman-Mu.

Wahai Allah, Pemilik Kasih yang tak pernah memiliki batasan, Pemilik Maaf tanpa tepi, angkatlah segala perasaan berat hati yang menimpa hamba hingga hamba mampu mengikhlaskan apapun suratan hidup hamba, sehingga hamba mampu mengikis perasaan sakit yang tak selayaknya menerjang dinding hati hamba. Hamba seharusnya menghadiahkan senyuman sebab hamba pernah mengenal sesosok hamba-Mu yang lain, yang meletakkan cinta-Nya hanya pada-Mu, sehingga ia memilih mengorbankan perasaan cinta duniawi-Nya. Maka dengan segala kehinaan dan kealpaan yang menjulang tingginya, hamba bersujud di hadirat-Mu, Ya Rabb, ampunilah kesalahan hamba maupun dirinya yang sempat terlena dalam bisikan dunia. Berkahilah hamba maupun dirinya, jadikan airmata kami sebagai airmata hamba-hamba yang takut pada kebenaran firman-Mu, jadikan airmata kami sebagai airmata kerinduan setiap hamba yang ingin berjumpa dengan-Mu, gugurkan setiap dosa-dosa kami selayak air wudhu yang mampu mengangkat segala kotoran yang melekat di tubuh kami, Wahai Rabb. Amin. Amin ya Robbal Alamin...